Volume ini cuma buat kamu dengar saat preview โ hasil video yang di-export selalu memakai audio asli, tidak ikut naik/turun/mute di sini.
๐ง Hak cipta audio. Tools ini hanya membantu membuat lyric video dari audio/video yang KAMU impor sendiri. Kamu bertanggung jawab penuh memastikan audio yang dipakai memang milikmu sendiri atau sudah punya izin/lisensi yang sah untuk diunggah ke YouTube. Tools ini tidak menyediakan, menyimpan, atau mendistribusikan audio Shalawat apa pun.
โจ Hasil AI perlu diperiksa ulang. Fitur "Generate Lirik AI" (transliterasi Latin & terjemahan Indonesia) dan "Auto-Sync AI" (penyelarasan waktu) dibantu model AI pihak ketiga (Gemini/Groq/AssemblyAI) yang bisa saja salah, terutama untuk teks Arab bernuansa keagamaan. SELALU periksa ulang keakuratan lirik, transliterasi, dan terjemahan sebelum video diunggah/disebarkan โ jangan diambil mentah-mentah.
๐ Privasi & pemrosesan lokal. Audio/video, lirik, dan Kunci API yang kamu masukkan semuanya diproses & disimpan LOKAL di browser perangkat ini (localStorage) โ tidak dikirim ke server tools ini. Kunci API (kalau diisi) dikirim LANGSUNG dari browser ke provider AI terkait (Google/Groq/AssemblyAI) saat fitur AI dipakai.
๐ Inspirasi. Tools ini terinspirasi dari Kampung Quran Studio.
Pilih lirik siap pakai (Arab + Latin + terjemahan), lalu atur timing manual. Semua proses tetap lokal โ tidak ada audio yang dikirim ke server.
Project disimpan di perangkat ini saja (localStorage). File audio/video perlu diimpor ulang setiap membuka project.
Cara paling akurat untuk menyinkronkan lirik โ cocok untuk audio nasyid/vokal yang sulit dideteksi otomatis oleh AI. Putar audio, lalu tekan tombol TANDAI (atau tombol Spasi di keyboard) persis saat baris berikutnya mulai diucapkan/dinyanyikan.
Kalau cuma bagian belakang yang telat, tidak perlu tap ulang dari nol โ isi nomor barisnya, klik "Lompat ke sini" (otomatis memutar audio dari waktu Mulai baris tersebut yang tercatat sekarang), lalu lanjutkan menandai dari situ.
Kunci API disimpan hanya di browser ini (localStorage) dan dipanggil langsung dari browser ke penyedia API โ tidak lewat server mana pun milik tools ini. Biaya pemakaian ditanggung pemilik kunci.
โ Catatan jujur: baik Google (Gemini) maupun AssemblyAI tidak menyediakan API resmi untuk cek sisa kredit/saldo langsung dari kode. Yang bisa disediakan tools ini: (1) tombol Test Kunci untuk memastikan kunci masih aktif & belum kehabisan kuota saat ini, (2) penghitung pemakaian lokal di browser ini (bukan angka resmi dari penyedia), dan (3) tautan langsung ke dashboard resmi untuk melihat saldo/kuota yang sebenarnya.
๐ก Ini tempatnya untuk ganti model yang dipakai tools ini (bukan di halaman "API Keys" Google AI Studio โ halaman itu cuma buat kelola kunci & billing). Nama model Google **sering berubah/dipensiunkan** โ kalau dapat error 404 "no longer available", buka aistudio.google.com/prompts/new, lihat dropdown pilihan model di kanan atas halaman itu, salin nama model yang berlabel "Featured"/terbaru, lalu tempel persis ke sini.
Menggunakan Gemini API (kunci milik kamu sendiri). Penting: hasil AI adalah draf awal โ periksa kembali ketepatan teks Arab, transliterasi, dan terjemahan sebelum dipakai untuk konten publik.
Menyesuaikan waktu Mulai/Selesai tiap cue berdasarkan jeda ucapan yang terdeteksi di audio. Ini perkiraan berbasis jeda ucapan, bukan pencocokan kata yang presisi sempurna โ tetap periksa & sesuaikan manual setelahnya (atau pakai ๐ฏ Tap-Sync Manual kalau butuh presisi tinggi).
๐ก Kalau diisi, tiap putaran pengulangan dipetakan waktu-nya SECARA TERPISAH (bukan satu perhitungan besar dari awal sampai akhir) โ ini mencegah kesalahan kecil menumpuk sepanjang 1 putaran dan meleset di titik sambungan ke pengulangan berikutnya.
โ Ekspektasi yang jujur untuk audio berulang (update dari pengujian nyata): setelah dimitigasi berkali-kali (rebase titik sambung, gap-snapping, batas durasi minimum), AssemblyAI terbukti jauh lebih stabil di titik SAMBUNGAN antar putaran untuk konten Sholawat/nasyid โ Groq/Whisper masih cenderung "mendahului" audio tepat di titik sambungan, kemungkinan besar karena transkrip mentahnya sendiri kurang akurat untuk bagian yang diulang (bukan lagi soal algoritma pemetaan). Kalau pakai Groq untuk audio berulang dan masih drift di titik sambungan, pindah ke AssemblyAI biasanya langsung membaik signifikan. Tools ini tetap menunjukkan nomor baris spesifik di titik sambungan sebagai jaring pengaman lewat ๐ฏ Tap-Sync Manual.
๐ก AssemblyAI sebelumnya diam-diam default ke Bahasa Inggris kalau tidak diberi tahu โ ini salah satu penyebab utama hasilnya sempat jauh lebih buruk dari Groq untuk audio Sholawat. Sekarang bahasa selalu dikirim ke kedua provider, dan setelah itu AssemblyAI justru terbukti lebih akurat untuk audio berulang.
โ Keterbatasan jujur (berdasarkan pengujian nyata): mesin speech-to-text dirancang untuk ucapan biasa, bukan nyanyian/nasyid bermelodi. Untuk audio TANPA pengulangan, Groq/Whisper masih cukup stabil & jauh lebih cepat (1x panggilan langsung). Tapi khusus audio yang MELANTUNKAN bait yang sama berulang kali, AssemblyAI terbukti jauh lebih presisi di titik sambungannya โ kalau hasil auto-sync (provider mana pun) masih meleset di baris tertentu setelah dicoba sekali, jangan diulang-ulang percuma, langsung pindah ke ๐ฏ Tap-Sync Manual (bisa lanjut dari baris tertentu saja, tidak perlu dari nol).